pertumbuhan ekonomi di indonesia yang tertidur kini mulai terlihat bangun dari tidur panjangnya. kemajuan tersebut tidak lepas dari peran pemerintah yang selalu bisa menghadapi economical influence terhadap perlakuan sesama manusia. harapan kita akan masa depan yang cerah kini mulai terdengar nyata dibandingkan sepuluh tahun yang lalu. fluktuasi di sektor pertanian yang dibentengi oleh KPK tidaklah sebanding akan penjualan saham akan perusahaan hirarki. Alasan yang tidak relevan dikarenakan negara kita adalah salah satu negara yang kaya akan kekayaan intelektual. Sejalan dengan adanya status conflict, juga ada conflict of roles. bahkan kadang2 suatu pemisahan antara individu dengan peranannya yang sesungguhnya harus dilaksanakannya. berdasarkan sosiologi, kejahatan disebabkan karena kondisi2 dan proses2 sosial lainnya. analisis terhadap kondisi dan proses2 tersebut menghasilkan dua kesimpulan, pertama, terdapat suatu jurang pemisah antara pihak baik dan jahat, kedua terdapat lapangan pekerjaan untuk para polisi. on the other side, pertumbuhan ekonomi yang pesat akan menurunkan tingkat kejahatan. dan penurunan tingkat kejahatan akan berakibat pada ukuran penis yang mengecil. kenapa? karena dengan tingkat kejahatan yang rendah, akan berakibat menurunnya tingkat kewaspadaan. karena tidak waspada, kita akan mager. kalu mager, kita jadi lemah. badan yang lemah berarti performa penis yang lemah juga
je a ja de i di jadi.
Sabtu, 20 Februari 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar